I)
KALIMAT
LANGSUNG adalah kalimat yang secara cermat menirukan ucapan atau ujaran orang
lain, baik dalam bentuk lisan maupun tulisan. Bentuk dari kalimat langsung
dapat berupa kalimat berita, kalimat tanya, kalimat perintah, ataupun kalimat
seru.
Ciri – ciri
kalimat langsung :
1. Bertanda
petik dalam bahasa tertulis.
2. Intonasi:
bagian kutipan bernada
lebih tinggi
dari bagian lainnya.
3.
Berkemungkinan susunan :
a.
pengiring/kutipan
b.
kutipan/pengiring
c.
kutipan/pengiring/kutipan
4. Penulisan huruf awal kutipan
dengan huruf kapital pada susunan cara ke-1, ke-2, dan kutipan pertama cara
ke-3.
5. Bagian kutipan ada yang berupa kalimat tanya,
kalimat berita, atau kalimat
perintah
perintah
Contoh : (1) “Kamu memang anak baik.” Kata ibu kepada Budi
(2) “Saya nanti sore akan kerumahmu.” Kata
weby
(3) Ayah menyuruh,”Antarkan surat ini ke
kantor bapak!”
(4) “Ayo,masuk satu-satu!” Gertak polisi kepada
ketiga oramg pencopet itu yang
baru saja tertangkap
(5) “Siapa biang keladi bom bali itu?” Tanya
wartawan kepada Kadispen Polri
(6) “Kak,kau dipanggil ibu!” Kata lilis,”Di
suruh makan.”
(7) Ibu berkata, “Anis, jangan bermain-main
saja, kamu harus belajar !”
(8) Ibu berkata,”kamu harus rajin belajar!”
(9)“kakak, jangan lupa menjemput ibu!” Kata
andi kepada kakaknya.
(10)Kata Dhani,” Coba kamu bantu saya
menyelesaikan tugas ini!”
II)
KALIMAT
TAK LANGSUNG adalah kalimat yang melaporkan/memberitahukan ucapan atau ujaran
orang lain. Bentuk dari kalimat tidak langsung hanya berupa kalimat berita.
Ciri-ciri kalimat tidak langsung :
1. Tidak bertanda petik.
2. Intonasi mendatar dan menurun
pada akhir kalimat.
3. Pelaku yang dinyatakan pada isi kalimat langsung
mengalami perubahan, yakni:
a. kata ganti orang ke-1 menjadi orang ke-3.
b. kata ganti orang ke-2 menjadi orang ke-1.
c. kata ganti orang ke-2 jamak atau kita menjadi kami atau mereka,
sesuai dengan isinya.
4. Berkata tugas: bahwa, agar, sebab, untuk, supaya,
tentang, dan sebagainya.
5. Bagian kutipan semuanya berbentuk kalimat berita.
Contoh : (1) Ibu mengatakan kepada aku bahwa aku
memang anak baik.
(2) Webby mengatakan bahwa dia akan datang ke
rumahku nanti sore.
(3) Ayah menyuruhku mengantarkan surat ini ke
ka kantornya.
(4) Polisi menggertak tiga pencopet yang baru
saja tertangkap agar mereka masuk satu-
persatu
(5) Wartawan bertanya kepada kadispen polri
tentang siapa-siapa yang menjadi biang
keladi bom bali itu.
(6) Lilis berkata kepada kakaknya bahwa ia
dipanggil ibu untuk makan.
(7) Ibu mengatakan bahwa aku jangan
bermain-main dan aku harus belajar.
(8) Ibu berkata bahwa aku harus rajin
belajar.
(9) Andi mengingatkan kakaknya agar tidak
lupa untuk menjemput ibu.
(10) Dhani mengatakan supaya saya membatu dia
menyelesaikan tugas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar